Welcome To LuviLove Sites

16 January 2006

Anak Kiyai kok Nakal

Kok Bisa Anak Kiyai Nakal
fikar

Suatu sore, seorang kawan yang dikenal sebagai Kiyai di daerah dia, datang kepadaku, curhat dan mengadu tentang nasib anaknya yang bisa dibilang abmoral saking nakalnya, kata dia " kok bisa yah kar...anak gwe nakal kaya begitu padahal semua ajaran KH Zainuddin Mz untuk mencari bibit, bebet dan bobot uda gwe ikutin dan praktekin", gwe hanya bisa menjawab ", kan pak kiyai yang lebih tau, kata dia," yah manusia kan punya kekurangan dan kelebihan, apa yang gwe tahu belum tentu loe ketahui dan sebaliknya, tapi ada juga yang gwe tahu dan mungkin loe lebih mengetahui tentang masalah tersebut, kan loe alumni Pesantren Moderen pendidikan Al Quran IMMIM, makanya kita bagi bagi pengalaman dan pengetahuan dong, akhirnya berlanjut deh diskusi antara kita berdua. kata gwe buat pak kiyai " gini pak kiyai, gwe pernah baca tentang adab dan tata cara berjimak menurut sunnah rasul yang mungkin ada pengaruhnya yang menyebabkan anak Pak kiyai kaya gitu, antara lain :

Riwayat dari Ahmad telah menceritakan :

"Telah menceritakan kepada kami oleh 'Amru bin Hafsah dan Abu Naar dari Muhammad bin Al-Haitham dari Ishak bin Hanjih, dari Husaif dari Mujahid daripada Al-Khudri berkata : "Rasulullah s.a.w. telah berwasiat kepada Saidina Ali bin Abi Talib r.a yang berbunyi :

1. "Wahai Ali, apabila pengantin perempuan masuk ke dalam rumahmu, maka perintahlah ia untuk menanggalkan sepatunya, ketika ia duduk suruhlah ia membasuh kedua-dua kakinya. Maka sesungguhnya apabila kamu berbuat demikian Allah akan mengeluarkan tujuh puluh jenis kefaqiran dari rumahmu, dan Allah s.w.t akan menurunkan tujuh puluh rahmat yang senantiasa bernaung di atas kepala pengantin sehingga keberkahan itu merata di setiap penjuru rumahmu dan pengantin itu akan sejahtera dari penyakit gila selama ia berada di dalam rumah tersebut. Laranglah pengantin itu agar tidak memakan dan minum empat jenis makanan ini pada minggu pertama perkahwinan yaitu: Susu, Cuka, Ketumbar dan Apel Masam"

Saidina Ali r.a bertanya :

"Wahai Rasulullah, mengapakah empat jenis makanan itu dilarang..?"

Rasulullah menjawab :

"Kerana rahim perempuan itu akan kering disebabkan empat makanan tersebut sebagai penghalang untuk mendapat anak. Adapun cuka apabila istrimu meminumnya pada saat haid, maka haidnya tidak akan bersih selama lamanya secara sempurna. Sedangkan ketumbar itu akan mengganggu haid di dalam perutnya dan mempersulit untuk mendapatkan keturunan. Sementara Apple masam, akan memotong haid sebelum masanya.

2. "Wahai Ali..! janganlah engkau berjimak dengan isterimu pada awal (hari pertama) bulan, pada pertengahannya (sehari) dan pada akhir (dua hari) bulan. Maka sesungguhnya penyakit gila akan mudah menimpa sang anak."

3. "Wahai Ali..! janganlah berjimak dengan isterimu selepas zuhur jika Allah SWT mengurniakan kepada kalian berdua anak kerana jima' pada saat itu, maka anak itu akan bermata juling dan setan sangat menyukai manusia yang bermata juling."

4. "Wahai Ali..! janganlah bercakap cakap pada saat berjimak dengan istrimu, jika AllahSWT mengurniakan kepada kamu berdua anak dengan jimak pada saat itu maka anak itu tidak akan selamat dari bisu."

5. "Wahai Ali..! janganlah lihat kepada faraj istrimu dan jagalah pandanganmu pada saat berjimak, jika tidak niscaya anak tersebut akan menjadi buta."

6. "Wahai Ali..! janganlah berjimak dengan istrimu sedangkan fikiranmu tertuju pada perempuan lain jika Allah SWT mengurniakan kepada kalian berdua anak pada saat itu maka anak itu akan menjadi penjahat yang keji dan hina."

7. "Wahai Ali..! jika kamu sedang dalam keadaan junub di tempat tidur, janganlah membaca Al-Quran niscaya akan turun atas kalian berdua api (bala) dari langit yang membakar kalian berdua."

8. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjimak dengan isterimu dalam keadaan berdiri, yang demikian itu menyerupai perbuatan kaledai, jika Allah SWT mengurniakan kepada kalian berdua anak, maka anak itu senantiasa kencing di tempat tidur seperti halnya kaledai yang suka kencing di sembarangan tempat."

9. "Wahai Ali..! janganlah berjimak dengan isterimu pada malam 'Idul Fitri, jika Allah SWT mengurniakan kepada kalian berdua anak maka anak itu akan menjadi seorang yang cacat dan tidak mendapatkan keturunan kecuali setelah usia lanjut."

10. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjimak dengan isterimu pada malam Idul Adha, jika kalian berdua berjima' pada malam tersebut, apabila Allah SWT mengurniakan kepada kalian berdua anak, aku bimbang anak tersebut akan menjadi seorang yang berjari enam atau empat."

11. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjima' dengan isterimu di bawah cahaya matahari dan terkena cahayanya, kecuali kamu menggunakan tutupan, jika tidak maka sesungguhnya kalau Allah mengurniakan kepada kalian berdua anak, anak tersebut akan menjadi seorang yang senantiasa hidup dalam keadaan meminta minta dan faqir hingga ia mati."

12. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjimak dengan isterimu di bawah pohon yang sedang berbuah, jika Allah SWT mengurniakan kalian berdua anak, anak tersebut akan menjadi seorang penjahat, suka membuat masalah atau seorang pemimpin yang kejam,"

13. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjimak dengan isterimu di antara azan dan qomat, jika Allah mengurniakan anak pada kalian berdua, anak tersebut akan menjadi seorang yang suka menumpahkan darah."

14. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjimak dengan isterimu pada saat ia hamil kecuali kalian berdua berwudhu sebelumnya, jika tidak maka jika Allah SWT mengurniakan kalian berdua anak, anak tersebut akan menjadi orang yang buta hatinya dan kikir dalam memberi."

15. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjimak dengan isterimu pada pertengahan (Nisfu) Sya'ban, maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah SWT mengurniakan kamu berdua anak, maka anak tersebut akan mempunyai tanda yang jelek pada muka dan rambutnya."

16. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjimak dengan isterimu pada akhir bulan maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah SWT mengurniakan kepada kalian berdua anak, anak tersebut akan menjadi seorang yang selalu meminta-minta."

17. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjimak dengan isterimu dengan syahwat terhadap saudara perempuannya (ipar kamu) kerana yang demikian itu sesungguhnya kalau Allah SWT mengurniakan kepada kalian berdua anak, maka anak itu akan menjadi penolong dan pembantu kepada orang orang yang zalim dan yang suka membuat kebinasaan kepada manusia."

18. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjimak dengan isterimu di atas loteng maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah SWT mengurniakan anak kepada kalian berdua, anak itu akan menjadi orang yang munafiq, dan slalu melampaui batas."

19. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjimak dengan isterimu pada malam dimana kamu hendak bepergian kerana yang demikian itu sesungguhnya kalau Allah SWT mengurniakan kepada kalian berdua anak, anak itu akan membelanjakan harta kepada yang tidak Haq," dan Rasulullah s.a.w. membaca ayat Al-Quran :

"Innal Mubazziriina kaanu - ikhwan Nas - Syayathin."

20. "Wahai Ali..! janganlah kamu berjimak dengan isterimu pada awal malam (terbenamnya matahari ), jika Allah menkurniakan anak kepada kalian berdua, anak itu akan menjadi seorang tukang sihir, penyulap, dan rakus akan dunia dibanding akherat."

Sunnah dalam Berjimak

21. "Wahai Ali..! jika kamu berjimak dengan isterimu bacalah :"Allahumma Jannibnas Syaitan Wajanibnas Syaitan Mimma Rozaqtana." Maka yang demikian itu kalau Allah SWT mengurniakan kepada kalian berdua anak, anak tersebut tidak akan termakan oleh rayuan setan selama-lamanya."

22. "Wahai Ali..! hendaklah kamu berjimak dengan isterimu pada malam senin maka sesungguhnya jika Allah SWT mengurniakan kepada kalian berdua anak, anak tersebut akan menjadi seorang yang berpegang teguh kepada kitab Allah(Al-Quran) dan ridho terhadap segala pemberian Allah s.w.t. (baik dan buruk Qada' dan Qadar Allah)."

23. "Wahai Ali..! jika kamu berjimak dengan isterimu pada malam Selasa, Allah akan memberi kepada kalian berdua anak yang mendapat nikmat Mati Syahid dan Allah SWT tidak akan memberikan kepadanya azab bersama orang musyrik, mulutnya berbau harum yang akan melembutkan hati orang, bersih lidahnya dari mencaci, berdusta dan mengadu domba."

24. "Wahai Ali..! jika kamu berjimak dengan isterimu malam Kamis, maka Allah SWT akan mengkurniakan kepada kalian berdua anak yang bijaksana, atau seorang yang alim di kalangan orang-orang yang alim."

25. "Wahai Ali..! jika kamu berjimak dengan isterimu pada malam Jumaat niscaya anak kalian berdua adalah seorang yang pandai berpidato yang sangat berwibawa."

26. "Wahai Ali..! jika kamu berjimak dengan isterimu pada hari Jumaat selepas Ashar, Allah SWT akan karuniakan seorang anak yang terkenal, masyhur dan alim."

27. "Wahai Ali..! jika kamu berjimak dengan isterimu pada malam Jumaat selepas Isya, maka sesungguhnya diharapkan anakmu nanti akan menjadi seorang yang terkemuka."

"Wahai Ali peliharalah Wasiatku ini sebagaimana aku telah memeliharanya dari Jibril A.s


Setelah panjang lebar gwe bercerita ampe mulut berbusa, pak Kiyai dengan santainya menjawab " yah...kalo itu mah semuanya uda gwe tauuu dan praktekin kok anak gwe masih aja badung", sambil kesal gwe menjawab " prakteknya kurang bener kali pak Kiyai atau masih ada yang terlupakan, Jawab pak Kiyai " Suerrr...gak ada yang terlupakan kok". trus gwe bertanya " Pak Kiyai sebelum Jimak ada pemanasan kagak?. jawabnya " yah pasti dong " trus kalo Pak kiyai UDA GAK TAHAN LAGI buru buru pengen masukin, apa Pak Kiyai Langsung masukin punya Pak kiyai ke dalam faraj, Jawab Pak kiyai " iya dong abis uda gak tahan siih" trus MADZI yang ada di helem pak Kiyai gimana? dimasukin juga, jawab Pak kiyai "ya iya, itukan pelumas biar lebih mempermudah masuknya dan bikin tambah assyoii. Dan akhirnya gwe jawab " naaah...disitulah kesalahan Pak Kiyai, Wajar dong kalo anaknya badung kaya gitu palagi tinggalnya di Bandung, pak Kiyai kan dah tau kalo MADZI itu najis kok malah dimasukin akhirnya sperma Pak kiyai bercampur deh ama NAJIS membuahkan hasil yang bercampur ama najis WAJAR DONG ANAKNYA BADUNG KEK GITU, jangan salahin anaknya, karna yang salah tu Pak Kiyai yang uda campurin dia ama NAJIS semenjak dari dalam rahim, gitu Pak Kiyai, kata pak Kiyai Lemas " ooo...gitu yah kok gwe baru tau ". Akhirnya lega juga ditinggal Pak Kiyai yang dengan melas melangkah menuju rumahnya.

Thanks, moga aja bermanfaat buat loe loe pada.


luluvikar.tk

span.fullpost {display:inline;}

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home